Breaking News
Beranda / Breaking News / Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Produksi Pupuk Organik di Bandung Barat Dikeluhkan Warga

Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Produksi Pupuk Organik di Bandung Barat Dikeluhkan Warga

Terangnews.my.id | Kabupaten Bandung Barat – Aktivitas produksi pupuk organik yang dijalankan PT Tatanan Alam Segar menuai sorotan dan keluhan dari masyarakat sekitar. Perusahaan tersebut diduga menjalankan kegiatan operasional tanpa mengantongi kelengkapan perizinan yang sesuai ketentuan, sekaligus menimbulkan aroma menyengat yang disebut warga telah mengganggu kenyamanan lingkungan.

Sejumlah warga mengaku bau tidak sedap dari lokasi produksi kerap tercium hampir setiap hari, bahkan pada waktu-waktu tertentu aroma tersebut disebut semakin menyengat hingga memengaruhi kualitas udara di kawasan permukiman.

Kondisi itu memicu keresahan masyarakat. Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bersama instansi terkait untuk segera melakukan inspeksi mendadak guna memastikan legalitas operasional perusahaan sekaligus memeriksa dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas produksi pupuk organik tersebut.

Selain aspek perizinan, masyarakat juga meminta pemerintah melakukan pengawasan terhadap sistem pengelolaan limbah serta penerapan standar operasional perusahaan agar aktivitas industri tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun kesehatan warga.

“Kami berharap ada tindakan nyata dari dinas terkait karena masyarakat sudah merasa terganggu dengan kondisi ini,” ujar salah seorang warga sekitar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Pemdes Cipatik Distribusikan Sembako untuk 1.400 KPM, Wujud Kepedulian di Tengah Tekanan Ekonomi Warga

Warga meminta Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bandung Barat segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung dan mengambil langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan adanya pelanggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Tatanan Alam Segar belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan yang disampaikan warga tersebut.

(Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!