Breaking News
Beranda / Breaking News / Diduga Salah Sasaran, Kepala SPPG di Cipatat Bandung Barat Dianiaya Dua Pria, Korban Alami Luka di Kepala

Diduga Salah Sasaran, Kepala SPPG di Cipatat Bandung Barat Dianiaya Dua Pria, Korban Alami Luka di Kepala

Terangnews.my.id | Kabupaten Bandung Barat – Aksi kekerasan terjadi di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Cipatat, Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu malam (2/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Seorang Kepala SPPG asal Aceh menjadi korban dugaan penganiayaan oleh dua pria hingga mengalami luka di bagian kepala dan harus menjalani perawatan medis.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban berinisial K, yang bertugas sebagai Kepala SPPG di wilayah tersebut, diduga menjadi sasaran penganiayaan setelah dua orang pelaku mendatangi lokasi dapur operasional SPPG.

Menurut keterangan sumber di lokasi, kedua pelaku diduga datang dalam kondisi dipengaruhi minuman keras dan mencari salah seorang penanggung jawab kegiatan di dapur SPPG terkait persoalan pribadi yang sebelumnya terjadi di luar lingkungan kerja.

Namun karena orang yang dicari tidak berada di lokasi, korban yang tidak mengetahui persoalan tersebut diduga menjadi sasaran pelampiasan.

“Korban sudah menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui persoalan yang sedang terjadi. Namun pelaku tetap melakukan penyerangan,” ungkap sumber yang mengetahui kronologi kejadian.

Pemdes Cipatik Distribusikan Sembako untuk 1.400 KPM, Wujud Kepedulian di Tengah Tekanan Ekonomi Warga

Korban bahkan sempat berupaya menyelamatkan diri, namun tetap dikejar oleh para pelaku. Dalam aksi tersebut, korban diduga dipukul menggunakan benda menyerupai tongkat hingga mengalami pembengkakan di bagian kepala.

Usai kejadian, korban langsung mendapatkan penanganan medis di rumah sakit dan telah melaporkan peristiwa tersebut ke pihak Kepolisian Sektor Cipatat untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pihak internal SPPG menegaskan bahwa korban selaku Kepala SPPG tidak memiliki keterkaitan dengan persoalan yang menjadi pemicu kedatangan para pelaku.

“Kepala SPPG sama sekali tidak mengetahui masalah tersebut. Korban murni sedang menjalankan tugas saat kejadian berlangsung,” ujar sumber internal.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap motif serta mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Warga Pertanyakan Dugaan Kejanggalan Pemilihan Anggota BPD Dusun 4 Desa Singajaya

(Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!