Terangnews.my.id | Kabupaten Bandung Barat – Partai Berkarya resmi memasuki babak baru perjalanan politiknya di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Melalui transformasi menyeluruh mulai dari restrukturisasi organisasi, regenerasi kepemimpinan, hingga perubahan identitas visual partai, Partai Berkarya optimistis mampu kembali merebut kepercayaan publik dan mengamankan kursi legislatif pada Pemilihan Umum 2029.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya KBB, Neneng Nurjanah, menegaskan bahwa perubahan yang tengah dilakukan bukan sekadar penyegaran simbolik, melainkan bagian dari pembenahan total di seluruh tingkatan organisasi.
“Transformasi ini dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pusat hingga daerah. Kami ingin membangun partai yang lebih modern, solid, dan siap menjawab tantangan politik ke depan,” ujar Neneng saat ditemui di Bandung Barat, Kamis (7/5/2026).

Salah satu perubahan paling mencolok adalah pergantian identitas visual partai. Logo pohon beringin yang selama ini identik dengan Partai Berkarya kini resmi digantikan dengan simbol Burung Elang.
Menurut Neneng, simbol baru tersebut dipilih karena merepresentasikan kekuatan, ketajaman visi, serta semangat untuk terbang lebih tinggi.
“Burung Elang melambangkan kekuatan, kejelian, dan kemampuan melihat masa depan dengan tajam. Ini menjadi semangat baru bagi Partai Berkarya untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Meski mengalami perubahan identitas, Neneng memastikan arah kepemimpinan nasional partai tetap solid di bawah komando Muchdi Purwoprandjono, yang akrab disapa Muchdi PR, bersama jajaran sekretaris jenderal yang baru.
Menghadapi kontestasi politik 2029, Partai Berkarya KBB juga menyiapkan strategi khusus dengan membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam kepengurusan maupun proses kaderisasi.
Menurut Neneng, keterlibatan kaum milenial menjadi salah satu kunci agar partai tetap relevan dengan perkembangan zaman dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern.
“Kami ingin anak-anak muda memiliki ruang untuk berkarya di dunia politik. Partai harus menjadi rumah besar bagi ide-ide segar, inovatif, dan progresif,” tegasnya.
Selain fokus pada regenerasi, Partai Berkarya KBB juga menerapkan proses seleksi ketat dalam pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan.
Neneng menyebut, setiap calon ketua cabang wajib melalui tahapan verifikasi dan evaluasi mendalam guna memastikan figur yang terpilih memiliki kualitas, kapabilitas, dan integritas.
Hingga saat ini, struktur organisasi Partai Berkarya di Kabupaten Bandung Barat telah terbentuk di 11 kecamatan, di antaranya Cipeundeuy, Cikalongwetan, Padalarang, Saguling, Parongpong, Batujajar, serta sejumlah wilayah strategis lainnya.
Sementara untuk kecamatan yang belum terbentuk, termasuk Ngamprah, proses penjaringan terhadap kandidat potensial masih terus berlangsung. Pembentukan struktur hingga tingkat desa juga terus dipercepat guna memperkuat basis organisasi dari akar rumput.
Di tengah meningkatnya dinamika politik dan munculnya partai-partai baru, Neneng mengaku tetap optimistis Partai Berkarya mampu kembali eksis dan menjadi pilihan masyarakat.
“Target kami jelas, pada Pemilu 2029 Partai Berkarya harus menang dan mampu mengantarkan wakil-wakil terbaik rakyat duduk di parlemen. Saatnya mengembangkan sayap dan menghadirkan karya nyata untuk masyarakat,” pungkasnya.
Sumber: Ladi
Redaksi



Komentar