Terangnews.my.id / Kab. Bandung Barat – Pengajian Syahriahan yang diselenggarakan oleh Muslimat NU di Masjid Jami’e Al Hidayah, Kampung Bongkok RT 02 RW 14, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan antusiasme jamaah. Minggu, (26/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan penceramah Ustadzah Umdatus Solihah, S.Kom.I, yang dalam tausiyahnya menyoroti pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam mendidik anak sesuai dengan syariat Islam di tengah tantangan perkembangan zaman.

Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa pola pendidikan anak dalam Islam dapat dibagi ke dalam tiga tahapan utama. Tahap pertama, usia 0 hingga 7 tahun, merupakan masa penanaman kasih sayang dan pengenalan tauhid sebagai fondasi keimanan anak. Pada fase ini, anak perlu dibimbing dengan kelembutan agar tumbuh rasa cinta kepada Allah dan nilai-nilai kebaikan.
Memasuki usia 7 hingga 14 tahun, pendidikan anak diarahkan pada pembentukan karakter, akhlak, serta kedisiplinan dan tanggung jawab. Orang tua diharapkan mulai memberikan batasan yang jelas serta menanamkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, pada usia 14 tahun ke atas, pendekatan yang dilakukan lebih menekankan pada pendampingan dan dialog. Orang tua dianjurkan untuk memposisikan diri sebagai sahabat bagi anak, sehingga tercipta komunikasi yang terbuka dan saling memahami.
“Peran ibu sangat strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia. Pendidikan yang tepat sejak dini akan menjadi bekal anak dalam menghadapi kehidupan,” ujar Ustadzah Umdatus Solihah di hadapan para jamaah.
Selain penyampaian materi, kegiatan pengajian juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, santunan anak yatim, serta doa untuk keberkahan keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Muslimat NU berharap para jamaah dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mendidik anak agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab.
Sumber: Cunarya
(Red)



Komentar