Terangnews.my.id / Kabupaten Bandung Barat – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Mandala terus menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Salah satu contoh nyata datang dari UMKM yang berlokasi di RT 02/RW 03, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.
UMKM Mandala yang bergerak di bidang kuliner tradisional ini memproduksi kicimpring, makanan ringan khas yang digemari berbagai kalangan. Usaha ini dikelola secara bersama dengan struktur kepengurusan yang solid, yaitu Ketua Ibu Nina, Sekretaris Sri Rahayu, dan Bendahara Siti Nurjanah.

Produk unggulan yang dihasilkan adalah kicimpring dengan harga terjangkau, yakni Rp10.000 per bungkus, berisi 20 biji. Dengan cita rasa yang khas dan kualitas yang terjaga, produk ini mulai dikenal luas di wilayah Cikalongwetan dan sekitarnya.
Tidak hanya berfokus pada keuntungan semata, UMKM ini juga memberikan dampak sosial yang positif. Saat ini, usaha tersebut melibatkan lima orang karyawan dari masyarakat sekitar. Kehadiran UMKM ini terbukti mampu membantu meningkatkan pendapatan warga dan mencukupi kebutuhan sehari-hari para pekerjanya.

Ketua UMKM Mandala, Ibu Nina, menyampaikan bahwa usaha ini tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan produk lokal, tetapi juga untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin usaha ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya Jum’at, (24/4/2026).
Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari masyarakat, UMKM Kicimpring Mandalasari diharapkan dapat terus tumbuh, memperluas pemasaran, serta menjadi inspirasi bagi pelaku usaha kecil lainnya di Kabupaten Bandung Barat.
(Cunarya)



Komentar