Terangnews.my.id / Kabupaten Bandung Barat – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di Kampung Cimenteng, Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring), dengan pusat kegiatan nasional berada di Kabupaten Bekasi dan diikuti oleh seluruh Polda di Indonesia. Untuk tingkat Provinsi Jawa Barat, lokasi panen raya dipusatkan di wilayah Cikalongwetan.
Panen raya tingkat provinsi dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiada Bahtiar, didampingi Irdam III/Siliwangi Brigjen TNI M. Yakin, serta dihadiri para pejabat utama Polda Jabar.

Turut hadir pula unsur pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, pemerintahan desa, serta para petani jagung yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).
Sementara itu, di tingkat kecamatan, kegiatan dihadiri oleh Camat Cikalongwetan, Danramil, serta Kapolsek Cikalongwetan, bersama unsur Forkopimcam lainnya.
Pelaksanaan panen raya dilakukan pada hamparan kebun jagung seluas 5 hektare, yang merupakan hasil penanaman serentak pada Kuartal IV Tahun 2025, tepatnya pada bulan September 2025.
Hasil panen ini menjadi bukti keberhasilan sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Camat Cikalongwetan, Dadang A. Sapardan, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas ditunjuknya wilayah Cikalongwetan sebagai lokasi pusat pelaksanaan panen raya jagung tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Kami merasa bersyukur Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I komoditas jagung dapat dilaksanakan di Cikalongwetan. Ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus dukungan terhadap upaya swasembada pertanian yang terus didorong pemerintah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa penunjukan hamparan perkebunan jagung di Kampung Cimenteng, Desa Kanangasari, bukan dilakukan secara kebetulan, melainkan berdasarkan analisis dan kajian mendalam terhadap potensi pertanian yang dimiliki wilayah Cikalongwetan.
Menurutnya, kegiatan panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa Cikalongwetan memiliki potensi besar, khususnya dalam sektor pertanian, yang dapat dioptimalkan untuk mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.
“Di Cikalongwetan terdapat hamparan lahan pertanian yang luas dan berpotensi untuk terus dikembangkan. Potensi ini sangat penting dalam menopang program ketahanan pangan,” jelasnya.
Ke depan, Dadang berharap agar berbagai potensi yang dimiliki wilayah Cikalongwetan dapat terus digali, diangkat, dan dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Upaya pengembangan potensi daerah tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua elemen saja. Diperlukan kerja sama dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di Cikalongwetan,” pungkasnya.
Red*


Komentar