Terangnews.my.id / Kabupaten Bandung Barat – Pemerintah Kecamatan Cikalongwetan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor yang melibatkan unsur Forkopimcam, pemerintahan desa, instansi teknis, hingga organisasi kemasyarakatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (5/2/2026).
Rakor yang dihadiri sekitar 49 peserta ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengawal pelaksanaan program-program prioritas nasional di tingkat kecamatan dan desa.
Camat Cikalongwetan, H. Dadang A. Sapardan, M.Pd., Kp., dalam arahannya menegaskan pentingnya menurunkan visi besar Presiden Republik Indonesia terkait Indonesia Emas 2045 hingga ke level desa. Menurutnya, peran kecamatan dan desa sangat krusial dalam mewujudkan kemandirian wilayah melalui swasembada pangan, penguatan ekonomi lokal, serta pembangunan sumber daya manusia.
“Desa harus menjadi basis ketahanan pangan dan ekonomi. Optimalisasi potensi pertanian, energi lokal, hingga pembentukan Koperasi Desa Merah Putih harus benar-benar dikawal agar mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Camat.
Ia juga menekankan pentingnya peran sektor pendidikan dan kesehatan dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Cek Kesehatan Gratis (CKG), agar kualitas gizi dan kesehatan masyarakat Cikalongwetan dapat terus meningkat. Selain itu, Camat mengingatkan agar setiap desa serius mengimplementasikan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), terutama dalam pengelolaan sampah terpadu.
Sementara itu, Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., dalam paparannya menyampaikan evaluasi situasi kamtibmas di wilayah hukum Cikalongwetan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap potensi konflik sosial, aksi premanisme, serta peredaran minuman keras dan narkoba yang menyasar kalangan remaja.
Kapolsek juga memaparkan hasil monitoring pelaksanaan Program MBG di sekolah-sekolah. Menurutnya, aspek keamanan pangan (food safety) dan kelancaran distribusi harus menjadi perhatian bersama agar program tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Peran sekolah, orang tua, dan pemerintah desa sangat penting dalam mencegah kenakalan remaja, seperti geng motor, penggunaan knalpot brong, serta perundungan di lingkungan pendidikan,” tegas AKP Deden.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek kembali mensosialisasikan layanan Call Center Polri 110 sebagai sarana pelaporan gangguan kamtibmas yang bebas pulsa dan aktif 24 jam. Ia meminta seluruh kepala desa untuk memasang informasi layanan tersebut di kantor desa agar mudah diakses masyarakat.
Dari unsur TNI, Danramil Cikalongwetan yang diwakili Pelda Tatang Somantri menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kolaborasi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, termasuk dalam mensosialisasikan program Koperasi Desa Merah Putih guna memperkuat kemandirian ekonomi warga.
Rapat koordinasi ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan foto bersama. Dari kegiatan tersebut, disepakati komitmen bersama untuk memperkuat sinergitas lintas sektor, menjaga stabilitas kamtibmas, serta mengawal keberlanjutan program nasional di wilayah Kecamatan Cikalongwetan./red


Komentar