Kabupaten Bandung Barat, Terangnews.my.id – Kegiatan Jumling (Malam Jumat Keliling) yang digelar di Masjid Darul palah, Kampung Pasir Lengo, RT 02/RW 09, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Kamis, (22/1/2026).
Kegiatan keagamaan ini dihadiri oleh Ketua DKM Masjid Darul palah Aep Nasar, Ketua RT 02 Edi Setiawan, Ketua RW 09 H. Yayat Saripudin, serta tokoh masyarakat dan warga sekitar yang memadati area acara untuk mengikuti rangkaian acara pengajian.
Ketua DKM Masjid Darul palah, Aep Nasar, menegaskan bahwa program Jumling bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan wadah strategis untuk memperkuat silaturahmi dan persatuan umat di tingkat lingkungan.
“Jumling ini kami jadikan sebagai momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan pemersatu warga,” ujar Aep Nasar kepada awak media.
Menurutnya, kegiatan Jumat Keliling juga menjadi sarana komunikasi langsung antara pengurus masjid, aparat lingkungan, dan masyarakat.
“Lewat kegiatan seperti ini, kami bisa saling mendengar, saling mengingatkan, dan bersama-sama menjaga keharmonisan lingkungan. Semua aspirasi warga bisa disampaikan secara terbuka,” katanya.
Aep Nasar menambahkan, antusiasme warga yang hadir menunjukkan masih kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di Desa Saguling.
“Alhamdulillah, kehadiran warga sangat luar biasa. Ini menandakan bahwa masjid masih menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang dirindukan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan Jumling dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan bergilir di masjid-masjid lain.
“Kami ingin Jumling ini berkelanjutan. Harapannya, dari masjid ke masjid, kita bisa membangun masyarakat yang religius, rukun, dan peduli terhadap sesama,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua RW 09 H. Yayat Saripudin mengapresiasi peran aktif DKM Masjid Darul palah dalam menjaga semangat kebersamaan warga.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Jumling memiliki dampak positif terhadap ketentraman dan keharmonisan lingkungan.
“Kegiatan ini sangat positif. Selain meningkatkan keimanan, juga memperkuat hubungan sosial antar warga,” ujarnya singkat.
Hal senada disampaikan Ketua RT 02 Edi Setiawan, yang menilai Jumling mampu menjadi media efektif dalam membangun komunikasi antara masyarakat dan pengurus lingkungan.
“Dengan adanya Jumling, warga merasa lebih dekat dengan pengurus masjid dan aparat lingkungan. Ini penting untuk menjaga kekompakan,” katanya.
Kegiatan Jumling di Masjid Darul palah ditutup dengan doa bersama, dengan harapan lingkungan Desa Saguling senantiasa diberi keberkahan, keamanan, dan persatuan.
Warga pun berharap kegiatan serupa terus digalakkan sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.
Sumber: BLACK


Komentar