Terangnews.my.id / Kabupaten Bandung Barat – Perjuangan pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Yayasan Jejak Petani Mandiri patut diapresiasi. Meski harus melewati akses jalan yang rusak berat dan sangat sulit dilalui, semangat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jejak Petani Mandiri tetap membara demi memastikan bantuan sampai kepada para penerima manfaat. Rabu, (14/1/2025).
Pendistribusian MBG tersebut melibatkan Kepala SPPG Jejak Petani Mandiri, Ketua Yayasan/mitra Jejak Petani Mandiri, Babinsa Desa Ganjarsari, Pihak Kecamatan, serta Ketua Forum Media Cikalongwetan. Mereka secara langsung turun ke lapangan untuk mengawal penyaluran makanan bergizi kepada masyarakat.
Sedikitnya lebih dari 2.000 paket MBG berhasil disalurkan, termasuk kepada kelompok B3 (Balita, Ibu Menyusui/Busui, dan Ibu Hamil/Bumil). Proses pendistribusian memakan waktu seharian penuh akibat kondisi jalan yang rusak parah dan menyulitkan mobilitas tim di lapangan, jalan tersebut merupakan milik PTPN.

Meski demikian, segala tantangan tersebut terbayar lunas dengan kegembiraan dan haru para penerima manfaat, khususnya anak-anak. Ekspresi bahagia terlihat jelas saat mereka menerima program MBG yang telah lama dinantikan.
Diketahui, sebagian penerima MBG di wilayah tersebut telah hampir satu tahun tidak tersentuh program makan bergizi gratis, semenjak jalanya Program tersebut. Salah satunya adalah siswa-siswi SD Negeri Pangheotan yang berlokasi di wilayah Desa Ganjarsari.
Perwakilan dari salah satu guru SDN Pangheotan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas tersalurnya program MBG di sekolah yang dipimpinnya.
“Anak-anak sangat senang dan terharu. Program ini sangat membantu pemenuhan gizi peserta didik kami, apalagi setelah cukup lama tidak menerima program serupa, sejak program tersebut berjalan. Trimaksih SPPG Jejak Petani Mandiri Wangunjaya,” ucapnya.
Pihak Yayasan Jejak Petani Mandiri dan SPPG berharap program MBG ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan, sekaligus menjadi perhatian bersama terkait pentingnya perbaikan infrastruktur jalan demi kelancaran pelayanan sosial dan kemanusiaan di wilayah pedesaan.
Dion


Komentar