Breaking News
Beranda / Breaking News / Kepala Desa Mandalasari Hadiri Rojaban di Masjid Asy-Syifa, Tekankan Pentingnya Iman dan Kebersamaan

Kepala Desa Mandalasari Hadiri Rojaban di Masjid Asy-Syifa, Tekankan Pentingnya Iman dan Kebersamaan

Terangnews.my.id / Kabupaten Bandung Barat – Kepala Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Adey, S.IP., menghadiri kegiatan keagamaan Rojaban yang diselenggarakan di Masjid Asy-Syifa, Kampung Cikubang RT 03 RW 19, Desa Mandalasari, Sabtu (10/1/2026).

Kehadiran Kepala Desa Mandalasari tersebut disambut antusias oleh para jemaah, tokoh agama, serta masyarakat sekitar. Kegiatan Rojaban berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, sebagai bagian dari tradisi keagamaan masyarakat dalam menyambut bulan Rajab sekaligus memperkuat syiar Islam di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Adey menyampaikan bahwa peringatan Rojaban memiliki makna mendalam bagi umat Islam, tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kebersamaan antar warga.

“Rojaban ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Melalui kegiatan seperti ini, persaudaraan antar warga juga semakin erat,” ujar Adey.

Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlakul karimah. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

PT Indra Jaya Prakarsa Sosialisasikan Program 1.000 Rumah Subsidi di Cikalongwetan

“Kemajuan desa harus seimbang antara pembangunan fisik dan pembinaan spiritual. Jika masyarakatnya kuat secara iman dan akhlaknya baik, insyaallah desa akan menjadi aman, tenteram, dan sejahtera,” katanya.

Lebih lanjut, Adey mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, tempat silaturahmi, dan tempat menanamkan nilai-nilai keislaman, khususnya bagi generasi muda. Dari masjid inilah kita membangun kebersamaan dan persatuan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Adey juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh agama, pengurus masjid, serta masyarakat yang selama ini konsisten menghidupkan kegiatan keagamaan di Desa Mandalasari.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para ulama, ustaz, dan tokoh masyarakat yang terus membimbing umat dan menjaga tradisi keagamaan di desa kita. Peran mereka sangat penting dalam membina generasi muda agar tetap berpegang teguh pada ajaran Islam,” tuturnya.

Kegiatan Rojaban ini turut dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) beserta jajaran, Kepala Desa Mandalasari bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para jemaah dari berbagai wilayah di Desa Mandalasari. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan doa, tausiyah keagamaan, dan dzikir bersama.

Soal Dugaan Benda Tajam di MBG, KaSPPG Sampaikan Klarifikasi dan Permohonan Maaf

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Mandalasari berharap nilai-nilai spiritual, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat dapat terus terjaga dan menjadi fondasi dalam mendukung pembangunan desa yang berlandaskan keimanan dan akhlak mulia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

Sekolah SMAN 28 Batam Diduga Adanya Praktik Pungli, Begini Klarifikasi Pihak Komite Sekolah

02

Praktik 303 Gelper Liar di Batam Disorot, Diduga Dikoordinir oleh Bu RT

03

Perizinan Pelabuhan KPSB Tj Uma Dipertanyakan, Diduga Tidak Sesuai Peruntukkannya

04

Kades Moawo Bantah Hibahkan Tanah Warga untuk Kantor KDMP

05

JUMLING di Masjid Darulpalah Jadi Sarana Penguatan Ukhuwah dan Kepedulian Sosial Warga Saguling

Berita Terbaru






error: Content is protected !!