Terangnews.my.id / Kabupaten Bandung Barat – RSUD Cikalongwetan resmi meluncurkan Pelayanan Hemodialisis (cuci darah) pada Senin (12/1/2026). Peluncuran layanan yang mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal melalui Pelayanan Hemodialisis yang Optimal” ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan layanan kesehatan rujukan di wilayah barat Kabupaten Bandung Barat.
Launching layanan hemodialisis tersebut digelar di area RSUD Cikalongwetan, Kecamatan Cikalongwetan, dan dihadiri Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat dr. Raden Nurul Rasihan Risalah, Camat Cikalongwetan H. Dadang A. Sapardan, M.Pd., KP., Direktur RSUD Cikalongwetan dr. Wishnu Pramulo Ady, M.H.Kes., Direktur PT Interskala Rendika Pratama, unsur Forkopimcam, jajaran manajemen rumah sakit, tenaga medis, serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait.
Direktur RSUD Cikalongwetan, dr. Wishnu Pramulo Ady, M.H.Kes., mengatakan bahwa kehadiran layanan hemodialisis merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal kronis yang memerlukan terapi rutin dan berkelanjutan.
“Selama ini, banyak pasien gagal ginjal di wilayah Cikalongwetan dan sekitarnya harus dirujuk ke rumah sakit lain dengan jarak yang cukup jauh. Hal tersebut tentu menjadi beban fisik, psikologis, dan ekonomi bagi pasien maupun keluarganya. Dengan hadirnya layanan hemodialisis di RSUD Cikalongwetan, kami ingin memberikan layanan yang lebih dekat dan lebih manusiawi,” ujarnya.
Ia menambahkan, layanan hemodialisis di RSUD Cikalongwetan telah dipersiapkan secara matang, mulai dari kesiapan dokter dan perawat yang terlatih, ketersediaan mesin dan sarana pendukung, hingga penerapan standar operasional prosedur sesuai ketentuan yang berlaku.
“Keselamatan dan kenyamanan pasien menjadi prioritas utama kami. Harapannya, pasien dapat menjalani terapi secara optimal sehingga kualitas hidupnya tetap terjaga,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, dr. Raden Nurul Rasihan Risalah, mengapresiasi langkah RSUD Cikalongwetan dalam mengembangkan layanan kesehatan rujukan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Penyakit ginjal kronis merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angka kejadian yang terus meningkat dan membutuhkan penanganan jangka panjang. Kehadiran layanan hemodialisis di RSUD Cikalongwetan ini sangat strategis karena mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Menurutnya, penguatan layanan di rumah sakit daerah sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam meningkatkan pemerataan dan kualitas pelayanan kesehatan.
“Harapan kami, layanan ini tidak hanya tersedia, tetapi juga terus dijaga mutunya, baik dari sisi tenaga medis, fasilitas, maupun sistem pelayanannya,” imbuhnya.
Camat Cikalongwetan, H. Dadang A. Sapardan, M.Pd., KP., juga menyambut baik diresmikannya layanan hemodialisis tersebut. Ia menilai kehadiran layanan cuci darah di wilayah Cikalongwetan merupakan kabar yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Selama ini warga kami harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan layanan hemodialisis. Dengan adanya layanan ini, beban masyarakat tentu berkurang, baik dari sisi waktu, biaya transportasi, maupun kondisi fisik pasien,” ungkapnya.
Pelayanan hemodialisis RSUD Cikalongwetan turut didukung PT Interskala sebagai mitra penyedia sarana pendukung. Direktur PT Interskala, Rendika Pratama, menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan layanan kesehatan, khususnya dalam memastikan kesiapan dan standar peralatan hemodialisis.
Usai seremoni peresmian, para tamu undangan meninjau langsung ruang pelayanan hemodialisis. Tenaga medis RSUD Cikalongwetan memberikan penjelasan mengenai alur pelayanan pasien, kesiapan mesin cuci darah, serta prosedur keselamatan yang diterapkan.
Dengan diresmikannya layanan hemodialisis ini, RSUD Cikalongwetan diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Bandung Barat yang mampu memberikan pelayanan kesehatan secara profesional, humanis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
(Dion)


Komentar